Dasar katekese adalah “penugasan Kristus kepada para rasul dan pengganti-pengganti mereka”. Dalam Mat 28 : 19-20, Yesus mengutus para rasul untuk “pergi”, “menjadikan semua bangsa murid-Ku”, “baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus”, dan “ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu”.
Dalam tafsir Injil Matius dijelaskan bahwa tugas para rasul mencakup pewartaan awal kepada orang yang belum mengenal Tuhan, pengajaran kepada para katekumen, dan pengajaran kepada orang yang telah menjadi anggota Gereja agar iman mereka lebih mendalam
Rabu, September 29, 2010
Dasar Katekese
Diposting oleh Agustinus Yongki Saputra di 12.01 0 komentar
Label: KATEKESE
Katekese Dalam Dokumen Gereja
Beberapa dokumen Gereja dengan tegas menjelaskan tentang katekese, baik dalam hal tujuan, isi, pelaksanaan serta hakikat dari katekese dalam Gereja
1. Direktorium Kateketik Umum (1971)
(17) Katekese merupakan salah satu bentuk pelayanan sabda, yang bertujuan membuat iman umat hidup, dasar, dan aktif lewat cara pengajaran.
(21) Dalam ruang lingkup kegiatan pastoral, istilah katekese diartikan sebagai karya gerejani, yang menghantarkan kelompok maupun perorangan kepada iman yang dewasa.
(31) Katekese terpadu dengan karya-karya pastoral Gereja yang lain, tetapi sifat khasnya, yakni sebagai inisiasi, pendidikan, dan pembinaan, tetap dipertahankan.
(37) Isi katekese adalah wahyu Allah, misteri Allah dan karya-karya-Nya yang menyelamatkan, yang terjadi dalam sejarah umat manusia
2. Evangelii Nuntiandi
(14) Evangelisasi adalah rahmat dan panggilan khas Gereja, merupakan jati dirinya yang paling dasar. Gereja ada untuk mewartakan injil.
(18) Bagi Gereja penginjilan berarti membawa Kabar Baik kepada segala tingkat kemanusiaan, dan melalui pengaruh Injil mengubah umat manusia dari dalam dan membuatnya menjadi manusia baru.
(21) Injil harus diwartakan melalui kesaksian hidup
(22) Kabar Baik yang diwartakan dengan kesaksian hidup cepat atau lambat haruslah diwartakan dengan Sabda Kehidupan. Dan segi yang penting dari pewartaan Sabda Kehidupan adalah kotbah dan katekese.
3. Catechesi Tradendae
(1) Penyelenggaraan katekese oleh Gereja selalu dipandang sebagai salah satu tugas yang amat penting, yang disadari oleh tugas perutusan dari Yesus sendiri kepada para murid-Nya
(5) Katekese yang otentik seluruhnya berpusat pada Kristus
(18) Katekese ialah pembinaan anak-anak, kaum muda dan orang-orang dewasa dalam iman, yang khususnya mencakup penyampain ajaran Kristen, yang pada umumnya diberikan secara organis dan sistematis, dengan maksud menghantar para pendengar memasuki kepenuhan hidup Kristen.
Diposting oleh Agustinus Yongki Saputra di 11.57 0 komentar
Label: KATEKESE
Katekese Dalam Kitab Suci
Dalam kitab suci juga terdapat kata katekese, terutama pada:
• Luk 1 : 4 : “. . . ,bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.”
• Kis 18:25 : “Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan.”
• Kis 21:21 : “. . . ,bahwa engkau mengajar semua orang Yahudi yang tinggal di antara bangsa-bangsa lain . . . “
• Rm 2:18 : “. . . ,dan oleh karena diajar dalam hukum Taurat . . . “
• 1 Kor 14:19 : “. . . ,yang dimengerti untuk mengajar orang lain juga . . . ”
• Gal 6 : 6 : “. . . ,yang menerima pengajaran dalam Firman, dan membagi . . . dengan orang yang memberikan pengajaran itu.”
Dalam konteks ini katekese dimengerti sebagai pengajaran, pendalaman, dan pendidikan iman agar seorang kristen semakin dewasa dalam iman, jadi katekese biasanya diperuntukan bagi orang-orang yang sudah dibaptis di tengah umat yang sudah kristen. Namun pada prakteknya, terutama pada masa Gereja Purba, katekese dimengerti sebagai pengajaran bagi para calon baptis ini merupakan arti sempit dari katekese. Sedangkan Gereja masa kini menempatkan katekese untuk pengertian yang lebih luas.
Diposting oleh Agustinus Yongki Saputra di 11.50 0 komentar
Label: KATEKESE
Minggu, September 19, 2010
Pengertian Katekese
Kata katekese berasal dari kata catechein (kt. Kerja) dan catechesis (kt. Benda). Akar katanya adalah kat dan echo. Kat artinya keluar, ke arah luas dan echo artinya gema/gaung. Berarti makna profan dari katekese adalah suatu gema yang diperdengarkan/disampaikan ke arah luas/keluar. Gema dapat terjadi jika ada suara yang penuh dengan keyakinan dan gema tidak pernah berhenti pada satu arah, maka katekese juga harus dilakukan dengan penuh keyakinan dan tidak pernah berhenti pada satu arah.
Baca Selengkapnya......Diposting oleh Agustinus Yongki Saputra di 23.51 1 komentar
Label: KATEKESE
Minggu, September 05, 2010
IRONIS.....
Berikut beberapa 'ke-lucu-an yang sering terjadi, padahal umur kita itu relatif sangat pendek
dan akhirnya kita akan menghadap 'DIA', maka kita sebaiknya siap setiap saat, karena kita 'dipanggil' itu tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tiba-tiba.
Lucu ya, uang Rp. 20,000 an kelihatan begitu besar bila kita bawa ke gereja untuk persembahan,
tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket,
Lucu ya, 45 menit terasa terlalu lama untuk berdoa pribadi, tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepakbola,
Lucu ya, betapa lamanya 2 jam berada di gereja, tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat menikmati
pemutaran film dibioskop ataupun di televisi,
Lucu ya, susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat berdoa, tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan bila ketemu teman ataupun bercanda,
Lucu ya, betapa seru perpanjangan waktu dipertandigan bola favorit kita, tapi betapa bosannya bila pastor kelamaan berkhotbah,
Lucu ya, susah banget baca Alkitab 5 fatsal saja, tapi novel best-seller 100 halaman pun habis dilalap,
Lucu ya, orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton bola atau konser, dan berebut cari bangku paling belakang bila duduk di gereja agar bisa cepat keluar,
Lucu ya, susahnya orang diajak partisipasi untuk mengabarkan injil, tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar gossip,
Lucu ya, semua orang kepingin masuk surga tanpa harus beriman,berpikir, berbicara ataupun melakukan apa-apa,
Ironis memang !
Diposting oleh Agustinus Yongki Saputra di 00.11 0 komentar
Label: ARTIKEL
